Tingkatkan waktu kontinuitas, PDAM Payakumbuh akan tambah debit air

Tingkatkan waktu kontinuitas, PDAM Payakumbuh akan tambah debit air

Payakumbuh (ANTARA) – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Sago Kota Payakumbuh, Sumatera Barat berencana akan menambah debit air sehingga dapat meningkatkan rata-rata hidup air atau kontiniutas di daerah itu.

Direktur Utama PDAM Tirta Sago Kota Payakumbuh, Khairul Ikhwan di Payakumbuh, Selasa, mengatakan masih ada beberapa persoalan yang harus dibenahi, salah satunya meningkatkan waktu hidup air di daerah itu.

“Kalau untuk kualitas, saya rasa sudah bagus. Bahkan dalam waktu tertentu air kita sudah bisa untuk dijadikan air minum,” sebut Ikhwan yang baru dilantik akhir Juni 2020.

Ia mengatakan untuk meningkatkan waktu hidup air (kontinuitas), sangat diperlukan untuk meningkatkan debit air. Sebab, saat ini PDAM Tirta Sago lebih banyak bertumpu kepada air yang berasal dari Batang Tabik.

“Memang saat ini kami sudah memiliki Water Treatment Plant (WTP) atau bangunan utama pengelolaan air bersih. Namun saat ini baru dapat menghasilkan 50 liter per detiknya. Ini yang juga akan kami maksimalkan,” kata mantan dewan pengawas PDAM Kota Padang itu.

Sebab, sambungnya WTP yang ada saat ini seharusnya dapat menghasilkan dua kali 50 liter untuk setiap detiknya. Karena WTP yang dimiliki saat ini memiliki dua kompartemen, namun baru berfungsi satu kompartemen.

Selain itu pihaknya juga tengah menyiapkan dua sumber lainnya, yakni yang berasal dari mata air di Aia Tabik dan dari embung yang ada di Kubang Gajah.

“Kalau dari Aia Tabik ini akan dapat menghasilkan 40 liter tiap detik. Ini dalam dua bulan ke depan InsyaAllah akan siap,” ujarnya.

Ia mengatakan dengan adanya penambahan sumber ini, diharapkan dapat menambah rata-rata hidup air di Payakumbuh 16 Jam sampai 18 jam sehari.

“Kalau sekarang baru 8 jam sampai 10 jam. InsyaAllah apabila rencana ini berjalan, rata-rata waktu hidup air akan bertambah. Serta tiga hal utama, yakni kualitas, kuantitas dan kontinuitas akan terpenuhi,” jelasnya.

Setelah itu, kata dia pihaknya juga akan memperbaiki jaringan air yang mana saat ini pihaknya sudah mulai mendata. Selanjutnya, untuk membuat kekuatan air meningkat, pihaknya akan membuat tiga zona.

“Jadi penyaluran airnya akan maksimal sehingga kekuatan air yang sampai ke rumah-rumah masyarakat juga akan maksimal,” kata dia. (*)

Pewarta : Akmal Saputra
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Share this post