PERMASALAHAN ALIRAN AIR

 

A. Mengapa air tidak mengalir?

Penyebab air tidak mengalir pada pelanggan adalah :

  • Permasalahan di sistem perpipaan pelanggan.
  • Stopkran yang ada di pelanggan rusak (dalam posisi (tertutup).
  • Terjadinya bocoran pada pipa persil.
  • Permasalahan pada sistem perpipaan dinas (primer, sekunder, tersier)
  • Adanya penghentian aliran dalam rangka perbaikan pipaAdanya gangguan pada sistem perlengkapan pipa (tersumbatnya aliran air oleh benda-benda padat, air valve tidak berfungsi sehingga terjadinya sumbatan udara).
  • Permasalahan pada sistem produksi.
  • Turunnya debit produksi akibat perubahan musim.
  • Adanya gangguan pada pompa sumur bor dalam.d. Permasalahan pada sistem pipa transmisi air baku.
  • Perbaikan pada pipa transmisi.Terganggunya fungsi perlengkapan pipa (valve, air valve, wash-out).

B. Mengapa air mengalir tidak setiap saat ?

Pada saat ini debit air baku yang diolah oleh PDAM belum memungkinkan untuk menjangkau seluruh area pelayanan dengan pengaliran 24 jam. Sehingga beberapa area pelayanan dilakukan pengaturan waktu pengaliran dan durasi (lamanya) pengaliran. Hal ini untuk mendapatkan tekanan air yang cukup, sehingga pengaliran dapat dilakukan. Penjelasan tidak dapat berlaku umum, perlu diteliti dahulu sumber masalahnya.

C. Mengapa sambungan air minum diputus ?

  • Pelanggan mengajukan penghentian sementara (PS).
  • Pelanggan mempunyai tunggakan rekening air minum
  • Masyarakat melakukan pencurian air melalui sambungan liar
  • Penjualan air tanpa seijin PDAM

D. Mengapa tekanan tidak stabil ?

  • Tekanan air pada perpipaan sangat tergantung pada debit produksi, elevasi (ketinggian) lokasi pelanggan, dan jarak lokasi pelanggan.
  • Debit produksi menurun, tekanan di pelanggan akan turun.
  • Elevasi tempat tinggal pelanggan lebih tinggi dari pelanggan lainnya, akan mendapatkan tekanan yang lebih rendah.
  • Jarak pelanggan dari pusat produksi air yang lebih jauh dari pelanggan lainnya, akan mendapatkan tekanan yang lebih rendah.

PERMASALAHAN METER AIR

 

A. Mengapa Meter Air Buram ?

  • Pemasangan tidak standar meter air dibawah bak.
  • Terendam air.
  • Suhu melebihi kapasitas meter yang telah ditentukan (kondisi lembab).
  • Kaca meter retak.
  • Tidak pakai pelindung box meter.

B. Mengapa Stand Meter tidak sesuai dengan volume air yang diterima ?

  • Pipa persil bocor.
  • Meter air atau stop kran bocor.
  • Tekanan lebih besar daripada debit.
  • Meter berputar karena tekanan udara khusus untuk wilayah yang pendistribusian airnya digilir.
  • Telah melebihi umur teknis Metrologi Legal (akurasi lebih)

C. Mengapa kran sudah dimatikan jarum Meter Air tetap berputar ?

  • Pipa persil bocor.
  • Sambungan setelah meter air bocor.
  • Kran dalam kondisi rusak.

D. Mengapa Meter Air disegel Metrologi ?

  • Untuk perlindungan pelanggan sesuai
  • UU Perlindungan Konsumen.
  • Tanda legal bahwa Meter Air bisa digunakan.
  • Sebagai jaminan dan pemeliharaan Meter Air untuk pelanggan.

E. Mengapa Meter Air harus ditera ?

  • Amanat UU No. 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal
  • Menguji AKurasi Meter Air

F. Mengapa Meter Air Hilang ?

  • Pencurian karena bahan Body Meter terbuat dari kuningan.
  • Tidak menggunakan pengamanan seperti Box Meter, maupun Bak Kontrol Meter Air.

G. Mengapa Meter Air harus dijaga/diawas oleh pelanggan ? Pencatatan Meter Air supaya sesuai dengan pemakaian yang tertera di rekening.

  • Jika ada kerusakan, dapat lebih cepat diketahui.

H. Bagaimana caranya mengajukan tera ulang ?

  • Melapor ke Bagian Meter & Penertiban Jaringan dengan membawa data pelanggan (Rekening Air) dengan jenis pengaduan keraguan akurasi Meter Air.

I. Bagaimana mengajukan penggantian Meter Air?

  • Melapor ke Bagian Meter & Penertiban Jaringan dengan syarat meter rusak fisik : mati, buram, bocor dan masa pakai sudah melebihi waktu yang ditentukan (5 tahun).

Share this post